Tampilkan postingan dengan label VERB PATTERN / POLA KATA KERJA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VERB PATTERN / POLA KATA KERJA. Tampilkan semua postingan

Verb Pattern 1 - VP1

Kamis, 04 Oktober 2018

Hornby (1975: 14) menjelaskan tentang Verb Patterns 1 - 5 dengan menuliskan, "These are patterns for intransitive verbs (vi), i.e verbs that do not take an object." Jadi, pembahasan mengenai pola pembentukan kata kerja bahasa Inggris dari 1 sampai 5 adalah mengenai kata kerja intransitif, yaitu kata kerja yang tidak membutuhkan object.

Lebih jauh lagi, Horby mengungkapkan tentang verb pattern 1 (VP1) dengan mengatakan, "This pattern illustrates the verb be. The nominal part of the predicate may be a noun, a pronoun, a possessive, an adjective, an adverb or adverbial phrase, a prepositional group, an infinitive or an infinitive phrase, or a clause. There are variations of the pattern with introductory there and it

Menurut Hornby, pola pertama kata kerja yaitu mengenai kata kerja intransitif BE, (baca juga: Cara memahami kalimat ber-to be). Bagian nomina, dikenal dengan nama "subjective complement" bisa saja noun (kata benda), pronoun (kata ganti), an adjective (kata sifat), and adverb or adverbial phrase (kata keterangan atau frasa kata keterangan), a preposotional group (frasa kata depan), to infinitive atau to infinitive phrase, atau juga clause (klausa). Ada juga variasi pola pembentukan kata kerja dengan kata pembuka there dan it. Berikut adalah contoh-contoh verb pattern 1 / VP1 yang ditabelkan oleh Hornby (1975: 14-21)


Catatan (1) :
Pada nomor 14, kata 'what' berarti 'what price' dalam bahasa Indonesia berarti 'berapa harga'


Catatan (2)
Beberapa adjectivedalam 'subjective complement' di atas dapat digunakan dengan "to infinitive", seperti pada kalimat Mary is easy/anxious to please.



Catatan (3)
Pada beberapa kasus, padanan kata bisa dilihat dalam tanda kurung "(...)", untuk nomor 8 dan 9 bisa prepositional group (frasa kata depan)nya dengan kata kerja working well dan not working. Sedang untuk nomor 10 bisa diganti dengan intended for you (diperuntukkan untukmu).



Catatan (4)
Kata keterangan tempat here (disini) dan there (disana) bisa diubah posisinya di depan kalimat, lihat table 5.



Catatan (5)
Pada kalimat nomor 6, penggunaan kata no + gerund bermakna ketidakmungkinan: Bentuk umum kalimat nomor 6 tersebut biasanya: it is impossible to account for tastes.



Catatan (6)
Kalimat pada table 6 di atas, bisa disusun ulang menjadi seperti pada table 4, tapi pada table nomor 6 ini lebih umum digunakan dalam percakapan.



Catatan (7)
Susunan kata (word order) bisa bervariasi untuk alasan style (gaya penulisan), contoh untuk memperbaiki keseimbangan kalimat : Anything less likely to win their approval it is impossible to conceive. Object dari kata "conceive" diletakkan di awal kalimat.



Catatan (8)
Pada tabel 8 diatas, adalah exclamatory sentence. Dan kata it dan BE nya bisa dihilangkan.



Catatan (9)
Beberapa kalimat pada tabel di atas bisa disusun ulang menjadi susunan for + noun/pronoun + to infinitive seperti pada table 13.


Catatan (10)  
Nomor 6 bisa disusun ulang menjadi My suggestion is for more trees to be planted in the streets.
Catatan (11)
Ketika Noun Clause difungsikan sebagai subject kalimat, kata it harus diletakkan di awal kalimat seperti pada table di atas. Sedang kata (that) biasanya dihilangkan.



Catatan (12)
Pada nomor 1, Kata "to let" diartikan pasif menjadi "to be let"
Pada nomor 3, kalimat yang biasa digunakan adalah, "how much is there to pay?"
Pada nomor 4, kalimat lain yang bermakna sama dengan nomor 4 adalah, "Who is to be blamed?
Pada nomor 5 , maknanya adalah "One need not go far to find the causes"=Seseorang tidak harus pergi jauh untuk menemukan penyebabnya.

Verb Pattern 2A - VP2A

Seperti sebelumnya Verb Pattern 1, Verb Pattern 2A (VP2A) masih seputar Intransitive verb (kata kerja yang tidak membutuhkan object). Hornby (1975: 22) menjelaskan, "Many verbs may be used without a complement or adjunct. In the sentence 'Fishes swim', the finite 'swim' is the complete predicate. The pattern is subdivided."

Jadi, VP2A ini adalah pola kata kerja yang biasanya tidak dilengkapi dengan complement, object kalimat atau kata keterangan (adverb), seperti pada contoh, "Fishes swim", kata kerja 'swim' adalah kata kerja yang sudah sempurna, tidak memiliki object pun kalimat sudah benar. Ini yang dinamakan "complete predication of intransitive verbs"
Coba lihat pada VP1, kata kerja BE adalah kata kerja yang tidak bisa berdiri sendiri, alias butuh pelengkap. Dan hal tersebut membuat BE /to be menjadi salah satu "incomplete predication of intransitive verbs".

Keterangan mengenai VP2A ini bisa dilihat pada tabel yang diterangkan Hornby (1975: 22-24) berikut ini :



Catatan (14) :
Tidak ada kata keterangan (adverbs/adjuncts) dalam kalimat-kalimat di atas, keberadaan adverbs hanya tidak terlalu penting.



Catatan (15)
Inversion (inversi) dari subject dan kata kerja setelah kata 'there' di awal kalimat sangat umum digunakan, khususnya ketika subjectnya berupa noun phrase (frasa kata benda) yang panjang. Misalnya pada nomor 1, subject "A long period of peace and prosperity" frasanya telah panjang hingga penggunaan there di awal kalimat lebih baik.



Catatan (16)
Ketika subject kalimat berupa noun clause atau to infintive phrase, kata it di awal kalimat bisa digunakan.

Kata "do" pada kalimat nomor 5 bermakna 'dapat ditolelir'.



Catatan (17)
That-clause (noun clause berawalan that) terjadi setelah kata kerja seem, appear, happen, chance, dan follow, dengan menggunakan it di awal kalimat. Contoh : sebagai ganti kalimat, "That he has been ill appears", kalimat "It appears (that) he has been ill" lebih baik digunakan.

Nomor 3 : Alternatif lain kalimat nomor 3 adalah : The socialists will be elected, it seems.
Nomor 4 : Alternatif lain kalimat nomor 4 adalah : The plane, it appears, did not land at Rome.

Kata Kerja seem, appear, happen dan chance bisa juga digunakan pada VP4D (Verb Pattern 4D) dengan menggunakan to infintife. (Pembahasan menyusul)

Verb Pattern 2B - VP2B

Dalam menjelaskan Verb Pattern 2B (VP2B) ini, Horby (1975: 24) mengungkapkan, "In the sentences in this table the verb is used with an adverbial adjunct of distance, duration, weight, price, etc. Before adverbials of distance and duration for may occur, but it is often omitted."

Dari keterangan Hornby tersebut, dapat disimpulkan bahwa kata kerja yang digunakan bersama sebuah kata keterangan tentang 'jarak', 'durasi', 'berat', 'harga' dll. Biasanya sebelum kata keterangan tersebut didahului oleh for, meski umumnya for tersebut dihilangkan.

Jadi perbedaannya dengan VP1A adalah, jika pada VP2A keberadaan adverbial (kata keterangan) tidak diperlukan sekali, sedang pada VP2B, keberadaannya sangat diperlukan, meski sama-sama menggunakan intransitive verbs.

Untuk lebih jelasnya, lihat pada tabel di bawah ini :


Catatan (18)
Pada kalimat, "We weight and measured the box", kata kerja weight dan measure adalah kata kerja transitif. Sedang pada kalimat, "The box weights 1.6 kilos and measures 35 cm x 25 cm", kata kerja weight dan measure adalah intransitive verbs. Jadi kita harus jeli melihat kata kerja mana yang transitif dan mana kata kerja yang intransitif.

Misalnya lagi, Kata kerja 'cost' termasuk transitive verb jika berhubungan dengan penggunaan komersial, seperti pada frasa 'to cost a book', kata kerja 'cost' di sini berarti 'estimasi / menentukan harga produksi buku'   

Kata 'cost', 'take' (bermakna butuh ) dan kata 'last' (bermakna 'terus dapat digunakan'), bisa didahului indirect object seperti pada kalimat nomor 10, 15, 18 dan 19.

Verb Pattern 2C - VP2C

Pada Verb Pattern 2C (VP2C) ini susunannya sama seperti pada tabel 4 di VP1; bedanya pada Verb Pattern 2C ini menggunakan kata kerja intransitif yang tida berupa BE.

Dalam hal ini, Horby (1975: 25) menjelaskan, "The simplest form of the pattern is seen when the verb is used with an adverb or adverbial particle, as in sentences 1 to 5. The adverb may be followed by a preposition, as in sentences 6 to 10."

"When two or more adverbials occur (e g of time and place), their order has to be chosen. There are some sequences which are more usual than others. Adverbials of place and direction usually precede adverbials of time, as in: We arrived here yesterday."

Jadi, bentuk paling sederhana dari verb pattern 2C bisa dilihat ketika kata kerja digunakan bersama sebuah adverb atau adverbial seperti pada kalimat nomor 1 sampai 5. Kata keterangan (adverb) bisa diikuti preposition (kata sambung) seperti pada kalimat nomor 6 sampai 10.

Ketika dua adverbial ketemu (misalnya, adverb of time dan adverb of place), susunan adverb of place (kata keterangan tempat) biasanya ditempatkan lebih dahulu dari adverb of time (kata keterangan waktu), seperti pada kalimat: We arrived here yesterday.

Untuk lebih jelasnya lihat pada tabel berikut :


Catatan (19):

Harus diingat, ketika subjectnya panjang, susunan kata there di awal kalimat lebih baik digunakan. Bandingkan kalimat di bawah ini :

A feeling of affection grew up between them (Subject pendek)
There grew up between the two men of feeling of warm affection. (subject panjang)

Dalam beberapa kombinasi (kalimat), adverbial particles (kata keterangan yang berbentuk sama seperti kata sambung) bisa diletakkan di awal kalimat, yang memiliki arti sebagai exclamatory sentences atau kalimat perintah non-formal. Contoh:

They went off -----------menjadi-----------Off they went !
She went away----------menjadi-----------Away she went!
Please go in-------------menjadi-----------In you go!

Namun tidak semua kata kerja bisa digunakan dalam susunan kalimat di atas, misalnya saja kalimat, "She locked out" tidak bisa diubah menjadi "Out she locked"

Jadi, kata kerja yang bisa digunakan dalam susunan kalimat inversi di atas adalah kata kerja yang mengindikasikan "gerakan" (movement). Sedang kata kerja "lock" bukanlah verbs of movement hingga tidak bisa dijadikan susunan inversi seperti di atas.

Adverb of place (kata keterangan) here dan there, jika subject kalimat berupa 'Personal Pronoun' , Personal pronoun tersebut harus diletakan sebelum verb (kata kerja), Contoh:

Here they come!
There she goes!
There they go!
Sedang jika subjectnya bukan berupa "Personal Pronoun" maka kata kerja mendahului subject. Contoh :

Here comes the station bus !
Here comes the other member of the party !

Gunakan kata keterangan (adverb) home setelah kata kerja "gerakan" (movement), misalnya go, come, run.
 Contoh :
They went/run all the way home

Sebaliknya, gunakan kata keterangan (adverb) at home jika kata kerja tidak mengindikasikan "gerakan" (movement). Contoh :

I'll stay/remain all the way at home.

Verb Pattern 2D - VP2D

Seperti halnya pelajaran verb pattern terdahulu, VP2D ini masih seputar intransitive verb (kata kerja yang tidak memiliki object). Memang kata kerja dalam VP2D ini harus kita pahami sebagai Verb Intransitive spesial. Mengapa dikatakan spesial? Ya karena dalam VP2D ini semua kata kerja masih membutuhkan complement yang berupa adjective. Jika tidak ada adjective setelah kata karja VP2D ini, maka kalimat bahasa inggris kita terasa kaku dan tidak wajar.

Beberapa tokoh ahli grammar kata kerja VP2D ini dikategorikan sebagai Linking Verb, Copular Verb dsb. Namun Hornby sendiri mengistilahkan kata kerja dalam VP2D ini sebagai Inchoative Verb.

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat tabel di bawah ini :


Catatan (20)

Istilah inchoative verb digunakan untuk kata kerja yang menyatakan "permulaan, perkembangan, dan tahap akhir dari perubahan kondisi. Kata kerja paling umum dalam inchoative verb adalah get, become, dan grow.


 Catatan (21)


Kata kerja smell (berbau/baunya), taste (rasanya), feel (rasanya) juga termasuk dalam verb pattern 2D ini.



Catatan (22)


Harus dicatat, selain inchoative verb di atas, ada beberapa collocation yang tidak bisa dipisahkan seperti marry young, sit tight, make sure.

Catatan (23)

Penggunaan Past Participle (Verb 3) bisa digunakan setelah kata kerja inchoative di atas asal past participle  tersebut umum dijadikan adjective. Seperti kata tired, surprised, delighted, pleased, dll. Coba lihat contoh di bawah ini :

He looked tired = ia terlihat lelah (kata tired sangat umum digunakan sebagai adjective)

He looked killed = ia terlihat terbunuh (kata killed setelah look tidak bisa digunakan karena kata killed itu murni sebagai kata kerja past participle, bukan adjectival past participle)


Catatan (24)


Berbeda dengan complement pada table 20 - 23 yang menggunakan adjective, pada tabel nomor 24 ini complement berupa noun.

Pada nomor 1 - 3 bisa disusun ulang menjadi kalimat bahasa Inggris yang umum seperti di bawah ini :

1. He was a millionare when he died
2. He was a bachelor all his life
3. Let us be good friends as we part.

Kata fall pada nomor 4 adalah inchoative verb bermakna "become" yang terkadang dalam bahasa Indonesia tidak diterjemahkan.

Kata make pada nomor 5, 6, 7 bermakna "prove to be" (membuktikan sebagai) atau bisa saja tidak diartikan dalam bahasa Indonesia. Meski kata "make" diberbagai kamus bahasa Inggris dikategorikan sebagai intransitive verb, namun nyatanya make dalam VP2D ini benar-benar intransitive verb.

Setelah kata turn (seperti pada contoh nomor 13) tidak boleh ada article a, an dan the.

Verb Pattern 2E - VP2E

Verb Pattern 2E (VP2E) adalah bagian akhir pembahasan verb pattern 2. Jadi dalam verb pattern 2 membahas 5 jenis Verb Pattern, yaitu: VP2A, VP2B, VP2C, VP2D dan sekarang VP2E.

Masih seputar Intransitive verb, jika pada VP2D complement "pelengkap" berupa adjective (kata sifat), VP2C complement berupa adverbial (kata keterangan), VP2B complement berupa adverbial of duration, weight, distance, etc, nah dalam VP2E ini complement berupa present participle (Verb-ing).

Pernah lihat kalimat I usually go fishing on holiday. Itu dia VP2E.. Untuk lebih jelas dan memudahkan memahami VP2E ini, mari kita lihat table berikut :

Verb Pattern 3A

Horby (1976: 30) menjelaskan tentang VP3A dengan menuliskan, "In this pattern the preposition may be followed by a noun, a pronoun or a gerund." Jadi, dalam VP3A ini kata kerja intransitif diikuti preposition (kata depan) dan setelah preposition tersebut bisa berupa noun, pronoun ataupun gerund.

Biasanya, intransitive verb ini selalu berpasangan dengan preposition tertentu, dalam istilah grammar, umumnya gabungan antara Verb intransitive + Preposition disebut phrasal verb.

Untuk lebih jelasnya, lihat tabel berikut :


Catatan 26

Meski dianggap sebagai intransitive verb, namun ketika intransitive verb tersebut digabung dengan preposition maka fungsinya menjadi transitive verb. Artinya, contoh kalimat di atas bisa dipasifkan. Sebagai contoh nomor 10 bisa dipasifkan menjadi A doctor must be sent for.

Catatan 27

Dalam VP3A ini juga bisa menambahkan to infinitive phrase. Lihat contoh di atas.

Yang harus diingat adalah, "kata kerja intransitif di atas biasanya sudah berpasangan dengan kata sambung tertentu". Jadi tidak sembarangan menambahkan kata sambung "Preposition" pada setiap intransitive verb. (Jika masih diberi kesempatan menulis, semoga saja saya bisa membahas tentang Certain Verbs with Prepositon di lain kesempatan) 

Dan semoga tulisan di atas bermanfaat.... 

Verb Pattern 3B - VP3B

Seperti halnya VP3A, Verb Pattern 3B (VP3B) ini memiliki preposition setelah kata kerja intransitif. Bedanya dalam VP3B ini preposition cenderung dihilangkan. Dalam verb pattern 3B ini, kata kerja sekilas seperti kata kerja transitif sama seperti pada VP3A yang bisa dipasifkan karena dianggap satu kesatuan (phrasal verb).

Jika pada VP3A, object of preposition berupa noun, pronoun dan gerund, dalam VP3B ini object of prepositon berupa that clause (noun clause berawalan that) dan bentuk noun clause lainnya. Namun biasanya prepositionnya dihilangkan.

Contoh :

He insists on his innocence. (VP3A)
He insists that he is innocence. (VP3B)

Memang, dalam susunan kalimatnya VP3B ini mirip sekali dengan VP9 yang dianggap sebagai transitive verb (Pembahasan VP9 semoga bisa dibahas secepatnya) sehingga wajar jika beberapa kamus bahasa Inggris menganggap kata kerja dalam VP3B ini dikategorikan sebagai transitive verb.

Untuk itu, biar tidak penasaran mari kita lihat beberapa contoh VP3B ini pada tabel berikut:


Catatan 28

Berikut adalah kata kerja yang masuk dalam kategori VP3B (maksudnya, tidak ada pertentangan dengan VP9 dan VP10), susunan VP3B ini setelah diubah menjadi VP3A :

Nomor 2 : I agree with you about its being a mistake
Nomor 3 : He complained of being underpaid
Nomor 4 : He boasted of never having had a serious illness
Nomor 7 : Can you swear to his having been in your house that evening?
Nomor 9 : I'll answer for this man honesty
Nomor 11 : Everything depends on their having the courage of their convictions

Verb Pattern 4A - VP4A

Verb pattern 3 sudah kita selesaikan, sekarang saatnya membahas mengenai Verb Pattern 4A (VP4A). Duh ternyata banyak sekali pembahasan mengenai Verb pattern, maklum pembahasan verb (kata kerja) dalam belajar grammar itu memang pelajaran yang tidak pernah habis untuk dibahas.

Oke kita lanjutkan, masih seputar intransitive verb (kata kerja yang tidak membutuhkan object). Dalam Verb Pattern 4A susunan setelah kata kerja intransitive diikuti oleh to infinitive / to infinitive phrase. To infinitive ini bisa bermakna purpose, outcome, atau result.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat tabel berikut :

Catatan 29

Pada kalimat nomor 1 sampai 7, to bermakna in order to mengindikasikan makna "bertujuan untuk".
Pada kalimat nomor 8, kalimat modifikasi dari kalimat The time came when he saw the he was mistaken.
Pada kalimat nomor 16, kalimat bermakna We are in the position where we may lose a large sum of money.
Tuh kan terbukti, modifikasi verb (kata kerja) dari Hornby benar-benar menarik untuk dibahas karena pasti anda berpikir lebih dari sekali untuk memahami kalimat modifikasi dari beberapa Verb Pattern ala Hornby ini...

Verb Pattern 4B - VP4B

Verb pattern 4B (VP4B) adalah kelanjutan dari materi sebelumnya VP4A tentang intransitive verb yang diikuti oleh to infinitive / to infinitive phrase. Jika VP4A to infinitive / to infinitive phrase mengandung arti purpose, outcome atau result, dalam VP4B ini to infinitive / to infinitive phrase mengandung makna sepadan dengan coordinate clause dan subordinate clause.

Untuk lebih jelasnya, mari kita bersama-sama melihat contoh VP4B pada tabel di bawah ini :

Catatan 30
 
Nomor 2 berasal dari kalimat : When he awoke he found himself in a ditch.
Nomor 3 berasal dari kalimat : The good all days have gone and will never return.
Nomor 4 berasal dari kalimat : Electronic music has come and will stay.

Jika anda jeli memahami kalimat di atas maka pada dasarnya kalimat tersebut adalah modifikasi dari kalimat majemuk setara dan bertingkat (coordinate clause dan subordinate clause). Lihat pada catatan, kalimat asalnya masih membutuhkan conjunction "kata sambung" when, and dan bisa kata sambung yang lain.

Verb Pattern 4C - VP4C

Mengapa kita harus melihat kembali VP3A? Karena kata kerja dalam VP4C ini hampir mirip dengan VP3A. Jika dalam VP3A kata kerja intransitif diikuti oleh preposition plus noun, pronoun atau gerund, maka dalam VP4C ini kata kerja intransitif diikuti oleh to infinitive / to infinitive phrase.

Susunan VP4C ini mirip dengan susunan VP7 (pembahasan VP7 semoga saja bisa dihadirkan secepatnya). Untuk lebih jelasnya mari kita lihat pada tabel berikut ini :


Catatan 31
Susunan VP4C diatas bisa diganti menjadi VP3A menjadi sebagai berikut:

1. I don't bother/trouble about meeting me
2. She hesitated about telling anyone
3. They agreed to my plan
5. Would you care for a walk with me?
6. Harry aims at becoming a computer expert.
8. She shuddered at the thought of it.
9. We all rejoiced at at the news of your success.

Begitulah, VP4C ini bisa diganti menjadi VP3A.

Verb Pattern 4D - VP4D

Verb pattern 4D (VP4D) berisi kata kerja intransitif (intransitive verbs) seperti seem, appear, dan prove dan diikuti oleh to infinitive. Jika to infinitive tersebut berupa be (to be) maka biasanya setelah to be berupa complement yang bisa berupa noun atau pronoun.

Namun begitu, dalam hal ini to be lebih sering dihilangkan, contoh:

This seems (to be) important.
This appears (to be) an important matter.
This wound proved fatal
Their inquiries proved hopeless.

Namun jika adjective yang menjadi complement seem, appear dan prove tersebut difungsikan untuk menekankan  predicative adjective-nya maka to be sering tidak dihilangkan. (baca : Perbedaan Attributive dan Predicative Adjective)

Contoh :

The baby seems to be asleep / awake
He seems to be afraid.

Jika kata kerja setelah seem, appear, dan prove berupa present participle (V-ing) yang murni sebagai kata kerja, bukan difungsikan sebagai adjective maka to be tidak dihilangkan. (Contoh menyusul di VP4E).

Dan berikut adalah contoh Verb Pattern 4D (VP4D) :



Semoga pemahaman mengenai verb pattern 4D ini bisa menambah ilmu kita mengenai kata kerja bahasa Inggris secara lebih mendalam.

Verb Pattern 4E - VP4E

Verb Pattern 4E atau lebih simple kita singkat VP4E ini sangat mirip dengan Verb Pattern 4D (VP4D). Jika dalam VP4D, be setelah kata kerja seem, appear, happen, dan chance biasanya dihilangkan, dalam VP4E ini tidak dihilangkan.

Mengapa to be dalam VP4E ini tidak biasa dihilangkan? Menurut Horby (36), jika kata kerja seem, appear dll diikuti oleh predicative adjective (seperti asleep, awake, afraid dll) maka to be tidak perlu dihilangkan. Namun tidak hanya predicative adjective saja, ada verbal present participle (to be sleeping), verbal past participle (to be expected), a perfect infinitive (to have enjoyed), atau a perfect passive infinitive (to have been enjoyed).

Untuk mengetahui lebih lanjut, mari kita simak tabel berikut ini :

verb pattern 4e, vp4e hornby

Jika melihat beberapa contoh di atas, sepertinya perbedaan antara VP4D dan VP4E ini bisa dipahami dengan sangat jelas. Untuk meringkasnya, berikut adalah daftar elemen grammar yang diikuti oleh VP4E di atas :

  1. Predicative Adjective
  2. Present Participle
  3. Past Participle
  4. Perfect Infinitive
  5. Passive Perfect Infinitive
  6. Present Verb
  7. Adverbial Particle
  8. Prepositional Phrase   
Nah, jika ada istilah istilah di atas hadir setelah kata kerja seem, appear, happen, chance dan sejenisnya, maka biasanya to be tidak dihilangkan. Namun, apa sobat masih bingung tentang istilah-istilah grammar di atas? Jangan khawatir, nanti juga bisa sendiri kok :)

  • Present Participle itu "biasa dikenal oleh orang pintar" dengan sebutan Ving. To be tetap.
  • Past Participle itu "biasa dikenal oleh orang pintar" dengan sebutan V3. To be tetap.
  • Perfect Infinitive itu susunan sempurna have + Past Participle (V3). To tetap. 
  • Passive Perfect Infinitive adalah susunan passive dari perfect infinitive = have + been + Pass participle. To tetap.
  • Present Verb itu "biasa dikenal oleh orang pintar" dengan V1. To be tetap.
  • Adverbial Particle itu adverb of place yang mirip seperti preposition.
  • Preposition Phrase itu preposition (kata depan) + noun / noun phrase.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ENGLISH CLUB - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger